Canggih, Mumbai Bangun “Landmark” Pembersih Udara Kota

Gambar

KOMPAS.com — India tak ingin ketinggalan dari negara lain dalam hal pengembangan pencakar langit. Setelah mencuat sebagai salah satu negara penting yang maju dalam bidang teknologi, riset, dan ilmu pengetahuan, India mulai merintis gedung-gedung jangkung di pusat-pusat kota.

Terbaru adalah Grove Towers milik Space Ornate, yang baru saja memulai peletakan batu perdana konstruksi. Tak main-main, Space Ornate bekerja sama dengan tim arsitek kelas dunia asal Denmark, 3XN. Mereka mendesain gedung ini berbeda dengan pencakar-pencakar langit di negara lain. Grove Towers Mumbai laksana pepohonan yang saling menjalin satu sama lain.

Inspirasi desain gedung seluas 77.000 meter persegi ini berasal dari alam India dan hutan mangrove Mumbai. Tampilan visualnya mirip dengan kelompok batang bakau yang erat terjalin di dasar lahan, untuk kemudian tumbuh ke atas menjadi dua menara multifungsi. Dua menara ini terhubung oleh sebuah podium dengan akses pemandangan Samudra Hindia. Grove Towers mengintegrasikan ruang ritel di lantai dasar, hotel, dan hunian.

Direktur Kreatif 3XN Kim Herforth Nielsen mengatakan, desain ini mampu menciptakan nuansa yang istimewa dan berbeda untuk masyarakat Mumbai. Kota ini memiliki kekuatan dalam segala aspek kehidupan. Saya ingin ini menjadi sebuah komunitas vertikal yang membawa kita tumbuh bersama,” ujar Kim.

Selain itu, Grove Towers dijadikan sebagai model GXN, sebuah inovasi 3XN dalam proses desain.  Fasadnya dirancang sedemikian rupa agar mampu mengurangi terik matahari langsung secara signifikan, tetapi dapat memaksimalkan ventilasi alami. Lebih dari 2.500 meter persegi dialokasikan sebagai kebun vertikal yang berpotensi dapat menurunkan kadar CO2 di lingkungan yang lembab dan padat serta membersihkan udara Mumbai. Gedung ini juga ditujukan untuk mendapatkan sertifikasi emas LEED.

Duta Besar Denmark untuk India, Freddy Svane, yang menghadiri prosesi groundbreaking, menambahkan, Grove Towers menyoroti potensi yang tak terbatas dalam menggabungkan keterampilan arsitektur kelas dunia Denmark, serta teknik dan teknologi canggih India.

“Grove Towers adalah tengara ikonik India yang benar-benar dapat mengubah cakrawala Mumbai,” ujar Svane.

Proses konstruksi Grove Towers diperkirakan memakan waktu sekitar 3 tahun. India sendiri saat ini sedang membangun delapan supertall (pencakar langit dengan ketinggian di atas 300 meter). Dari jumlah ini, enam di antaranya berada di Mumbai.

sumber : http://properti.kompas.com/index.php/read/2014/05/12/1115168/Canggih.Mumbai.Bangun.Landmark.Pembersih.Udara.Kota

Manajemen Konflik

Pengertian Manajemen Konflik

Definisi manajemen

Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.

Istilah manajemen berasal dari bahasa Italia Maneggiare (Haney dalamMardianto, 2000) yang berarti melatih kuda-kuda atau secara harfiah to handle yangberarti mengendalikan, sedangkan dalam kamus Inggris Indonesia (Echols danShadily, 2000) management berarti pengelolaan dan istilah manager berarti tindakanmembimbing atau memimpin, sedangkan dalam bahasa Cina, manajemen adalahkuan lee yang berasal dari dua kata yaitu kuan khung (mengawasi orang kerja) dan leechai (menmanajemen konfliksi uang) (Mardianto, 2000). Sehingga manajememdapat didefinisikan sebagai mengawasi/mengatur orang bekerja dan memanajemenkonfliksi administrasi dengan baik. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (1997)manajemen adalah proses penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien untukmencapai tujuan. Manajemen merupakan proses penting yang menggerakkanorganisasi karena tanpa manajemen yang efektif tidak akan ada usaha yang berhasilcukup lama.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa manajemensebuah tindakan yang berhubungan dengan usaha tertentu dan penggunaan sumberdaya secara efektif untuk mencaSpiritual tujuan.

 

Definisi Konflik adalah :

1)        Konflik merupakan suatukonflik yang dilakukan oleh A untuk mengimbangi usaha – usaha B dengan cara merintangi yang menyebabkan B frustasi dalam mencapai tujuan atau meningkatkan keinginannya (Robbins, 1991 dalam Nimran 1999).

2)        Konflik adalah kondisi yang dipersepsikan ada diantara pihak – pihak merasakan adanya ketidak sesuaian tujuan dan peluang untuk mencampuri usaha pencapaian tujuan (AL Banesc, 1981 dalam Nimran 1999).

3)        Suatu perselisihan atau perjuangan diantara dua pihak ditandai dengan menunjukan permusuhan secara terbuka dan atau mengganggu dengan sengaja pencapaian tujuan pihak yang menjadi lawannya. Gangguan yang dilakukan dapatmeliputi usaha – usaha yang aktif atau penolakan pasif (Schmidt dan Kochan, 1972dan Umar, 2000).

4)        Conflic is the gadfly of thought. It stirs us to observation and memory. It instigates to invention.it shocks us out of sheeplike passivity, and sets us at nothing and contriving…conflict is a sine qua non of refection and ungenuity (John Dewey dalam Baden Euson, 2007).

Konflik merupakan keadaan dimana terdapat ketidak sesuaian antara keinginan antar pihak dalam mewujudkan keinginannya.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen konflik adalah cara yang digunakan individu untuk menghadapi pertentangan atau perselisihan antara dirinya dengan orang lain yang terjadi di dalam kehidupan.

 

Penyebab Konflik

Indriyo Gitosudarmo dan Sudita (1997) mencatat sumber konflik seperti berikut :

1)      Saling ketergantungan tgas, baik ketergantungan yang dikelompokkan, ketergantungan yang berurutan maupun ketergantungan yang bersifat timbal balik.

2)      Perbedaan tujuan dan prioritas.

3)      Faktor birokratik ( lini – staff )

4)      Kriteria penilaian prestasi yang saling bertentangan.

5)      Persaingan terhadap sumberdaya yang langka.

6)      Sikap menang – kalah.

Baden Eunson ( dalam conflict management : 5 ) menyatakan bahwa hal – hal yang menyebabkan konflik adalah :

1)      Scare resources

Ketakutan akan kekurangan / kelangkaan sumber daya ( barang, jasa, manusia) untuk memenuhi kebutuhannya.

 

2)      Adversity

kesulitan ekonomi dapat meningkatkan stres. Meskipun mungkin (tidak akan) mempengaruhi beberapa individu, kelompok dan bangsa untuk konflik, mengurangi kohesi grup internal.

3)      Faulty communication

Adalah ketidak mampuan untuk menyelesaikan masalah dan hanya diam.

4)      Perceived differences

Cara berfikir seseorang dalam memandang orang lain terhadap ras, agama, kelas,wilayah dan sistem kepercayaan sebagai ancaman dan musuh.

5)      Biology

Sifat biologis manusia dlam menyelesaikan konflik dengan kekerasan atau fisik,atau hanya memaklumi sebagai suatu kebiasaan saja.

6)      Environment

Panas dan ramai tampaknya mempenagruhi seseorang untuk terlibat dalm konflik.

7)      Healt

Seseorang yang berada dalam keadaan lelah atau sakit tidak toleran dan ambigu terhadap orang yang bersengketa.

 Jenis Konflik

            Jenis konflik dibedakan dalam beberapa perspektif, antara lain :

  1. Konflik intra individu

Konflik ini dialami oleh individu dengan dirinya sendiri karena adanya tekanan peran dan ekspektasi di luar berbeda dengan keinginan atau harapannya.

  1. Konflik antar individu

Konflik yang terjadi antar individu yang berbeda dalam suatu kelompok atau antar individu pada kelompok yang berbeda.

  1. Konflik antar kelompok

Konflik yang bersifat kolektif antara satukelompok dengan kelompok lain.

  1. Konflik organisasi

Konflik yang terjadi antar unit organisasi yang bersifat struktural maupun fungsional. Contoh konflik antar bagian pemasaran dengan bagian produksi.

            Ditinjau dari fungsinya, terdapat 2 jenis konflik, yaitu :

  1. Konflik konstruktif

Konflik konstruktif adalah konflik yang memiliki nilai positif bagi pengembangan organisasi.

  1. Konflik destruktif

Konflik destruktif adalah konflik yang memiliki nilai negatif bagi pengembangan organisasi.

 

Pendekatan Konflik

            Beberapa pendekatan yang dapat dilakukan dalam mengelola konflik (Baden Eunson, 2007) adalah :

  1. Negotiation (Negosiasi)

Negosiasi berarti interaksi antara dua individu atau kelompok untuk menyelesaikan ketidaksamaan pemikiran dan konsensi. Negosiasi dapat diterapkan ketika :

a)      Konflik yang terjadi termasuk konflik yang sederhana.

b)      Konflik yang memiliki intensitas rendah.

c)      Kedua belah pihak memiliki kekuatan yang sama.

  1. Interpersonal skills (Kemampuan Perseorangan)

Kemampuan seseorang untuk mendengarkan, menyampaikan pertayaan, mengetahui gejala serta menemukan solusi permasalahan.

  1. Cultur and Gender Differences

Konflik dapat dipahami dengan kondisi gender dan kebudayaan yang dianut serta disesuaikan dengan situasi yang ada.

  1. Group dynamics

 

Tahapan Konflik / Proses Konflik dalam Organisasi

            Pondy (1967) yang dikutip oleh Indriyo Gitosudarmo dan Sudita (1997) mengembangkan sebuah model tentang proses konflik yang disebut “conflict episode”. Terdapat lima tahapan sejak konflik itu berawal yang akan dilaluinya sebagi suatu proses. Lima tahapan tersebut adalah :

  1. Latent conflict (konflik dibawah tanah)

Ini merupakan tahapp dimana muncul faktor – faktor dalam situasi yang dapat menjadi kekuatan potensial guna mendorong konflik.

  1. Perceived conflict (konflik dipersepsikan)

Perceived conflict adalah tahapan dimana suatu pihak memandang pihak lain seperti akan menghambat atau mengancam sasarannya.

  1. Felt conflict (konflik dirasakan)

Tahap dimana konflik tidak hanya dipandang atau dianggap ada, namun benar – benar dirasakan dan dikenali keberadaannya.

  1. Manifest conflict (konflik dimanifestasikan)

Manifest conflict merupakan tahap dimana kedua belah pihak berperilaku mengundang respon dari pihak lainnya.

  1. Conflic aftermath (ekor konflik)

Adalah tahap sesudah konflik diatasi, tetapi masih terdapat sisa – sisa ketegangan yang tertinggal pada pihak – pihak yang bersangkutan, yang nantinya disamping hal – hal lain dapat menjadi dasar bagi “latent conflict” pada episode berikutnya.

 

Mengelola konflik antar kelompok

Indriyo dan sudati (1997) mengatakan ada empat strategi yang dapat dipergunakan untuk mengurangi konflik yang terjadi dalam organisasi, yaitu:

  1. Strategi pengindaran, dalam hal ini tidak mempertimbangkan sumber konflik itu, dapat dilakukan dengan cara :

a)      Mengabaikan konflik

b)      Pemisahan secara fisik

  1. Strategi intervensi kekuasaan, dipakai ketika kelompok-kelompok yang bertikai tidak mampu menyelesaikanya sendiri dengan cara :

a)      Menggunakan perintah otoritaf dan penerapan peraturan

b)      Menuver politik, kelompok yang bertikai masing-masing menghimpun kekuatan untuk memaksa kelompok lain

  1. Strategi penggembosan, strategi ini hanya berusaha mengurangi tensi konflik, fokusnya hanya pada sisi permukaan saja tidak sampai menyentuh akar permasalahan. Cara yang bisa ditempuh adalah sebagai berikut:

a)      Pelunakan, dengan menonjolkan kesamaan/kepentingan bersama

b)      Kompromi (tawar-menawar secara fleksibel)

c)      Mengidentifikasi musuh bersama

  1. Strategi resolusi, dengan mengidentifikasi dan memecahkan sumber yang menyebabkan timbulnya konflik, ada empat cara yang dapat dipilih:

a)      Interaksi antar kelompok, melalui peningkatan kontak dan pertemuan langsung antar pimpinan kelompok yandengan pihg konflik.

b)      Tujuam yang lebih tinggi. Penetapan tujuan yang lebih tinggi/penting bisa menjadi motivasi bagi masing-masing pihak untuk menyelesaikan masalah.

c)      Penyelesaian masalah secara berasama. Tapi membutuhkan waktu dan komitmen yang besar.

d)     Mengubah struktur organisasi, bila persoalanya bersumber pasa struktur

  1. Interaksi antar kelompok, melalui peningkatan komunikasi terutama ditingkat pimpinan.

a)      Tujuan yang lebih tinggi, dengan penetapan tujuan yang lebih tinggi menjadi motivasi baru.

b)      Penyelesaian masalah, melalui pertemuan langsung menggali secra bersama alternatif-alternatif solusi terhadap konflik yang terjadi.

c)      Mengubah strutur organisasi, terutama jika konflik dipicu oleh persoalan antar departemen atau devisi.

Thomas (1976) dalam timotius hartono (2001) menawarkan cara-cara pemecahan konflik dengan pendekatan kontigensi yang secara ringkas dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Kolaborasi, mencakup upaya untuk bekerjasama dengan pihak lain dalam rangka mencari pemecahan yang memuaskan kedua belah pihak. Kepentingan kedua belah pihak mendapat perhatian besar, ketidaksesuaian dibahas secara rinci dan berusaha sungguh-sungguh untuk memetik kemanfaatan dari situasi tanpa menyakiti pihak lain. Cara ini bermanfaat terutama pada kepentingan kedua belah pihak sama-sma pentingnya sehingga sulit dikompromikan.
  2. Kompetisi, pemecaha yang berorientasi pada kekuasaan dan cara ini digunakan dengan memanfaatkan kekuasaan apapun yang dimiliki atau ada ditanganya seperti: pengetahuan, keterampilan, hubungan intim dan sebagainya yang memungkinkanya menang. Cara ini berguna terutama dalam situasi keterbatasan sumber daya yang tersedia atau saat-saat krisis dimana keputusan harus dibuat secara tepat.
  3. Kompromi, dilakukan dengan mengambil posisi tengah antar dimensi yang bersifat menyerang dan bekerjasama. Pihak-pihak yang terlibat sama-sama mengusahakan pemecahan yang cukup memuaskan, walaupu memang tidak memuaskan sepenuhnya.

Cara ini dilakukan misalnya dengan mengabaikan perbedaan-perbadaan yang ada sambil memberikan atau saling bertukat konsensi. Kompromi merupakan cara yang sangat berguna terutama bila sasaran yang ingin dicapai cukup penting namun tidak sedemikian penting sehingga menuntut cara yang lebih keras. Cara ini juga baik untuk konflik dimana kedua belah pihak memiliki kekuasaan yang relatif seimbang, atau juga dalam situasi yang menuntut keputusan secara cepat.

  1. Hindari, dilakukan apabila seseorang individu bersikap tak bermusuhan dan tak juga kooperatif dalam arti bahwa yang bersangkutan menaruh perhatian yang amat rendah baik atas kepentinganya sendiri maupun kepentingan lawan.Hal ini dapat dilakukan dengan mengesampingkan secara diplomatis isu yang menyulut konflik, menunda pembahasan atau menarik diri baik secara fisik maupun psikologis dari situasi yang dirasakan mengancam tersebut. Cara ini berguna bila isu yang terlibat sederhana atau kecil. Disamping itu, cara ini merupakan alternatif yang baik jika yang bersangkutan memiliki kekuasaan yang sangat rendah sehingga sangat kecil kemungkinan pemuasanya, atau tidak memadai antara pengorbanan yang akan diderita akibat konfrontasi dengan kemanfaatan yang dapat dipetik.
  2. Akomodasi, akomodasi terwujud dalam bentuk kemurahan hati, mengikuti kehendak pihak lain atau menerima pandangan pihak lain tersebut. Jadi pada hakekatnya si individu mengabaikan kepentingan sendiri demi memuaskan pihak lain. Jadi ada pengorbanan diri di dalam akomodasi ini.Cara ini menjadi tepat bila si individu sadar bahwa ia yang salah, atau kepentingan pihak lain jauh lebih menonjol daripada kepentingan sendiri. Cara ini juga tepat untuk menghindari diri dari akibat yang lebih parah.

Usaha manusia untuk meredakan pertikaian atau konflik dalam mencapai kestabilan dinamakan “akomodasi”. Pihak-pihak yang berkonflik kemudian saling menyesuaikan diri pada keadaan tersebut dengan cara bekerja sama. Bentuk-bentuk akomodasi :

1)   Gencatansenjata, yaitu penangguhan permusuhan untuk jangka waktu tertentu, guna melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu. Misalnya : untuk melakukan perawatan bagi yang luka-luka, mengubur yang tewas, atau mengadakan perundingan perdamaian, merayakan hari suci keagamaan, dan lain-lain.

2)   Abitrasi, yaitu suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak. Kejadian seperti ini terlihat setiap hari dan berulangkali di mana saja dalam masyarakat, bersifat spontan dan informal. Jika pihak ketiga tidak bisa dipilih maka pemerintah biasanya menunjuk pengadilan.

3)   Mediasi, yaitu penghentian pertikaian oleh pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat. Contoh : PBB membantu menyelesaikan perselisihan antara Indonesia dengan Belanda.

4)   Konsiliasi, yaitu usaha untuk mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai persetujuan bersama. Misalnya : Panitia tetap penyelesaikan perburuhan yang dibentuk Departemeapai kestabilan n Tenaga Kerja. Bertugas menyelesaikan persoalan upah, jam kerja, kesejahteraan buruh, hari-hari libur, dan lain-lain.

5)   Stalemate, yaitu keadaan ketika kedua belah pihak yang bertentangan memiliki kekuatan yang seimbang, lalu berhenti pada suatu titik tidak saling menyerang. Keadaan ini terjadi karena kedua belah pihak tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur. Sebagai contoh : adusenjata antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada masa Perang dingin.

6)   Adjudication(ajudikasi), yaitu penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan.

 

Adapun cara-cara yang lain untuk memecahkan konflik adalah :

1)      Elimination, yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat di dalam konflik, yang diungkapkan dengan ucapan antara lain : kami mengalah, kami keluar, dan sebagainya.

2)      Subjugation atau domination, yaitu orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar untuk dapat memaksa orang atau pihak lain menaatinya. Sudah barang tentu cara ini bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihak-pihak yang terlibat.

3)      Majorityrule, yaitu suara terbanyak yang ditentukan melalui voting untuk mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan argumentasi.

4)      Minorityconsent, yaitu kemenangan kelompok mayoritas yang diterima dengan senang hati oleh kelompok minoritas. Kelompok minoritas sama sekali tidak merasa dikalahkan dan sepakat untuk melakukan kerja sama dengan kelompok mayoritas.

5)      Kompromi, yaitu jalan tengah yang dicapai oleh pihak-pihak yang terlibat di dalam konflik.

6)      Integrasi, yaitu mendiskusikan, menelaah, dan mempertimbangkan kembali pendapat-pendapat sampai diperoleh suatu keputusan yang memaksa semua pihak.

sumber :

ariefm.lecture.ub.ac.id/files/2013/05/9.-Manajemen-Konflik.ppt

9triliun.com/artikel/6910/manajemen-konflik.html

http://www.ipdn.ac.id/wakilrektor/wp-content/uploads/MANAJEMEN-KONFLIK.pdf

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1248/1/manajemen-ritha5.pdf

http://journal.ui.ac.id/index.php/jbb/article/viewFile/608/593

http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-173-694239679-gabung.pdf

http://search.proquest.com/docview/201157442/4A55AE374BB14224PQ/1?accountid=38628

http://www.pta-bandung.go.id/uploads/arsip/515E-PROSEDUR_MEDIASI.pdf

http://www.uin-alauddin.ac.id/download-8.%20MEDIASI%20SEBAGAI%20ALTERNATIF%20PENYELESAIAN%20Anggie%20UMI.pdf

Kapal Tanker Jepang yang Berawak 7 WNI Dirampok 8 Perompak Berkapal Cepat

 

Jakarta – Kapal tanker milik perusahaan Jepang, Naniwa Maru I dibajak perompak di Selat Malaka. Perompak ini datang dengan menggunakan kapal cepat (speed boat).

“Perampok berjumlah 8 orang dan merampok dengan menggunakan 1 speedboat,” kata Minister Councellor Pensosbud KBRI di Kuala Lumpur, M Irfan dalam rilisnya, Kamis (24/4/2014).

Hal ini disampaikan usai meninjau kapal tanker yang kini bersandar di pelabuhan utara Port Klang, Selangor, Malaysia. Mereka menggunakan kapal cepat menuju kapal tanker Naniwa Maru I. Selain itu, mereka juga memiliki 2 kapal tanker yang disiagakan untuk mengangkut hasil rampokannya.

Belum diketahui dari negara mana perompak ini berasal.Ada 5 juta liter solar yang dimuat kapal tersebut. “Muatannya telah dirampok sebanyak 3 juta,” sambungnya.

Selain mengambil solar, insiden ini turut menghilangkan seorang kapten kapal dan 2 ABK senior yang semuanya WNI. Hingga saat ini proses pencarian masih terus dilakukan.

Di Malaysia, 15 ABK yang didalamnya termasuk 4 WNI yang selamat kini menjalani pemeriksa oleh polisi maritim setempat di Port Klang. Pihak agen kapal juga saat ini sedang mencari pengganti kapten kapal dan 2 ABK senior yang masih hilang. Selanjutnya, kapal yang dibajak pada 22 April ini dan seluruh ABK-nya ini akan dipulangkan ke Singapura, negara tempat kapal ini melepas sauh menuju Myanmar sebelum dibajak di Selat Malaka.

sumber : http://news.detik.com

8 Sikap Hadapi Fitnah dan Tuduhan

REPUBLIKA.CO.ID, Mungkin di antara kita selama hidup pernah difitnah atau dituduh. Ada yang dituduh sebagai pembohong, egois, tidak punya perasaan, pengkhianat, pencuri, dituduh selingkuh, dikatakan zalim, munafik, sesat, atau tuduhan-tuduhan lainnya. Padahal, termasuk zalim, menuduh dan memfitnah orang lain dengan sesuatu yang tidak dilakukannya. Jika Anda dituduh dan difitnah oleh seseorang, padahal Anda yakin tidak bersalah maka ada delapan sikap yang sebaiknya kita lakukan. 

1. Hendaklah kita cek dan kita pelajari lagi jangan-jangan yang dituduhkan orang lain itu benar. Jika ternyata kita salah, jangan malu dan gengsi mengakui kesalahan dan mengikuti kebenaran. Meskipun, cara orang yang menasihati kita kasar atau mungkin bermaksud tidak baik. 

2. Memperbaiki ucapan atau tindakan kita yang menjadi penyebab orang memfitnah kita. Misalnya, bendahara masjid dituduh mencuri uang kas disebabkan tidak transparannya laporan keuangan. Maka, hendaknya dibuat laporan yang rapi dan jelas. Jika seseorang dituduh “nakal” karena sering bergaul dengan orang-orang “nakal”, selektiflah dalam memilih sahabat. 

3. Ingatlah akan aib dan dosa kita. Syekh Salim Al Hilali berkata, “Kalau Anda bersih dari kesalahan yang dituduhkan itu, tapi sejatinya Anda tidak selamat dari kesalahan-kesalahan lain karena sesungguhnya manusia itu memiliki banyak kesalahan. Kesalahanmu yang Allah tutupi dari manusia jumlahnya lebih banyak. Ingatlah akan nikmat Allah ini di mana Ia tidak perlihatkan kepada si penuduh kekurangan-kekuranganmu lainnya ….” (Dinukil dari buku Ar Riyaa halaman 68). 

4. Hendaklah kita merenung dan mengevaluasi kesalahan dan dosa-dosa kita. Baik yang berhubungan dengan muamalah antara manusia, maupun dosa-dosa antara kita dengan Allah. Tuduhan dan fitnahan bisa jadi merupakan teguran agar kita kembali dan bertobat kepada Allah. 

5. Jika kita sabar dan ikhlas, semoga tuduhan dan fitnahan ini dapat mengurangi/menghapus dosa, menambah pahala, dan meningkatkan derajat kita di sisi-Nya.

6. Doakanlah si penuduh agar Allah memberi petunjuk. Jika memungkinkan, nasihatilah dia secara langsung maupun melalui sindiran agar dia bisa sadar dan bertobat. Maafkan dia, tapi kita boleh membalas untuk suatu kemaslahatan asalkan tidak melampaui batas. (Lihat surah Asy Syuuraa 40-43). Jika terpaksa, doakanlah keburukan untuk si zalim agar ia menjadi sadar dan bertobat.

7. Shalat istikharah untuk meminta bimbingan Allah cara yang tepat mengklarifikasi atau membela diri. Meladeni dan membantah terkadang justru membuka pintu keburukan untuk kita. Bisa jadi, klarifikasi tanpa menyebutkan tentang tuduhan mengenai dirinya dan tanpa menyebutkan nama penuduh akan banyak memberikan manfaat untuk umat.

8. Yakinlah musibah tuduhan merupakan kebaikan untuk Anda. Si penuduh yang merugi karena dia telah melakukan kejahatan dan berhak memperoleh azab-Nya. Allah berfirman, “…. Janganlah kamu mengira berita (bohong) itu buruk bagi kamu, bahkan itu baik bagi kamu. Setiap orang dari mereka akan mendapatkan dosa yang diperbuatnya ….” (Surah an Nuur 11).

“Sungguh, orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan baik, yang lengah dan beriman (dengan tuduhan berzina), mereka dilaknat di dunia dan akhirat, dan mereka akan mendapat azab yang besar.” (Surah an Nuur 23). Semoga kita menjadi orang yang takut kepada Allah dengan tidak mudah menuduh orang lain tanpa bukti dan dapat menyikapi dengan bijaksana saat mendapat fitnah.

Gambarsumber : http://www.republika.co.id

Monster Loch Ness diduga terlihat dari aplikasi Apple Maps

Merdeka.com – Sebuah kelompok penggemar monster Loch Ness mengatakan mereka telah melihat binatang legendaris dari Skotlandia itu melalui citra satelit dari aplikasi Apple Maps yang dikembangkan oleh perusahaan Apple Inc.

Makhluk, yang konon dilihat secara berkala di Danau Loch Ness, Skotlandia, itu terlihat baru-baru ini oleh anggota dari Klub Penggemar Monster Loch Ness menggunakan perangkat lunak Apple. Mereka telah dibingungkan atas gambar meragukan selama enam bulan terakhir, seperti dilansir situs the Huffington Post, Selasa (22/4).

Para anggota yang bersemangat mengatakan gambar dengan resolusi rendah itu tidak mungkin memperlihatkan hal apa pun selain ‘Nessie’, hewan misterius dan belum teridentifikasi penghuni danau Loch Ness, yang tampaknya memiliki sirip besar dan bayangan putih panjang.

“Kami telah melihat hal itu untuk waktu yang lama dan mencoba untuk mencari tahu tentang hal ini,” kata Presiden Klub Penggemar Monster Loch Ness, Gary Campbell, kepada surat kabar the Daily Mail.

“Ini kelihatannya seperti gelombang air akibat perahu, tapi tidak ada kapal. Anda dapat melihat beberapa perahu yang tertambat di pantai, tapi tidak ada satu pun perahu ada di sini,” lanjut dia.

Campbell mengatakan kepada ABC News, kelompok tersebut telah menyampaikan gambar itu kepada badan pemerintah yang mengelola perairan pedalaman di negara itu, yakni Scottish Canals. Badan itu juga tidak bisa mengidentifikasi hal itu.

“Tidak ada yang mampu menjelaskan apa itu,” ujar Campbell kepada ABC News. “Ini cukup besar, sehingga ini bukan datang dari seekor anjing laut atau berang-berang. Ini juga bukan seekor paus atau hiu penjemur, seperti yang diklaim beberapa orang, karena mereka tidak akan pergi di air tawar,” jelas dia.

Namun, orang-orang yang skeptis, telah cepat membuat pandangan gambar dari aplikasi Apple Maps itu tampak seperti ombak dari perahu. Mick West dari Metabunk.org, sebuah situs yang ditujukan untuk menyelidiki dan membongkar ‘misteri’ semacam ini, menyatakan riak pada danau itu memang berasal dari gerakan perahu. Dia mengatakan perahu memang nyaris tak terlihat karena rendahnya kontras dalam gambar di Apple Maps itu.

Penampakan dari monster Loch Ness kembali setidaknya pada 1.500 tahun, seperti dilaporkan PBS, dari sebuah ukiran batu di utara skotlandia yang menggambarkan seekor binatang aneh dengan paruh memanjang atau moncong dan sirip bukannya kaki.

sumber : merdeka.com

Polda Jatim ungkap kasus pembobolan Bank Danamon Cabang Pasuruan

Gambar

Suara.com – Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) langsung melunak usai mendengar 8 fatwa dari Ketua Majelis Syuro PPP Maimun Zubair yang disampaikan malam ini, Selasa (22/4/2014), di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

SDA menyebut kalau deklarasi dukungan terhadap Gerindra dan bakal calon presiden Prabowo Subianto cuma sebagai pendekatan saja.

“Pendekatan masih tetap akan berlanjut,” kata SDA ketika dimintai keterangan terkait kelanjutan koalisi dengan Partai Gerindra.

Dalam poin keempat dan kelima fatwa dari Majelis Syuro menyebutkan, soal koalisi dan aksi dukung mendukung capres cawapres mesti dilakukan di Rapimnas PPP sesuai amanat Mukernas di Bandung pada 7-9 Ferbuari.

“Fatwa yang disampaikan Mbah Maimun saya terima,” ujar SDA lagi.

Ini dua poin fatwa soal koalisi dan dukungan capres dan cawapres.

1. Dalam hal pemilu presiden 2014, PPP belum menyatakan adanya koalisi dengan partai politik manapun. Penentuan koalisi harus ditetapkan melalui Rapimnas sebagaimana amanat Mukernas II di bandung tanggal 7-9 Februari 2014.

2. PPP juga belum menentukan calon presiden dan calon wakil presiden. Penentuan capres dan cawapes juga harusditetapkan melalui rapimnas sebagaimana amanat mukernas II di bandungtanggal 7-9 Februari 2014.

sumber : http://suara.com/news/2014/04/22/203941/dengar-fatwa-majelis-syuro-sda-sebut-ke-gerindra-cuma-pendekatan/

Dengar Fatwa Majelis Syuro, SDA Sebut ke Gerindra Cuma Pendekatan

Suara.com – Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA) langsung melunak usai mendengar 8 fatwa dari Ketua Majelis Syuro PPP Maimun Zubair yang disampaikan malam ini, Selasa (22/4/2014), di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

SDA menyebut kalau deklarasi dukungan terhadap Gerindra dan bakal calon presiden Prabowo Subianto cuma sebagai pendekatan saja.

“Pendekatan masih tetap akan berlanjut,” kata SDA ketika dimintai keterangan terkait kelanjutan koalisi dengan Partai Gerindra.

Dalam poin keempat dan kelima fatwa dari Majelis Syuro menyebutkan, soal koalisi dan aksi dukung mendukung capres cawapres mesti dilakukan di Rapimnas PPP sesuai amanat Mukernas di Bandung pada 7-9 Ferbuari.

“Fatwa yang disampaikan Mbah Maimun saya terima,” ujar SDA lagi.

Ini dua poin fatwa soal koalisi dan dukungan capres dan cawapres.

1. Dalam hal pemilu presiden 2014, PPP belum menyatakan adanya koalisi dengan partai politik manapun. Penentuan koalisi harus ditetapkan melalui Rapimnas sebagaimana amanat Mukernas II di bandung tanggal 7-9 Februari 2014.

2. PPP juga belum menentukan calon presiden dan calon wakil presiden. Penentuan capres dan cawapes juga harusditetapkan melalui rapimnas sebagaimana amanat mukernas II di bandungtanggal 7-9 Februari 2014.

sumber : http://suara.com/news/2014/04/22/203941/dengar-fatwa-majelis-syuro-sda-sebut-ke-gerindra-cuma-pendekatan/Gambar